Liputan6com, Jakarta Tujuan hidup manusia di dunia berbeda-beda. Buka sekadar mencari harta, pasangan, dan meraih cita-cita. Bentuk dari tujuan hidup manusia cukup beragam. Mencari kebahagiaan, meninggalkan warisan, mencintai, membuat perbedaan positif, dan punya banyak pengalaman. Untuk bisa menemukan tujuan hidup, setiap manusia harus paham betul keinginan dalam hati dan pikirannya. SemuaNabi dan RASUL berAGAMA yang sama dan satu yaitu ISLAM . semua nabi dan rasul adalah MUSLIM "Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam." (QS. Ali Imran: 19) ———————— Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Aku adalah orang yang paling dekat dan paling mencintai Isa bin Maryam di dunia maupun di akhirat. Para nabi itu adalah ApakahKita Makhluk Neraka Manusia neraka hidup dengan kebiasaan memandang dunia from AA 1 Apaperbedaan antara Hades dan neraka? Kata itu neraka berasal dari bahasa Latin inférnum atau inferus (di bawah, tempat lebih rendah, di bawah tanah), dan terkait dengan kata Seol (Ibrani) dan neraka (dari bahasa Yunani). Menurut banyak agama, itu adalah tempat di mana setelah kematian jiwa-jiwa orang berdosa disiksa untuk selama-lamanya. Barangsiapameneguk racun hingga meninggal dunia, maka racun tersebut akan berada di tangannya dan ia akan meneguknya di neraka Jahanam, ia kekal serta abadi di dalamnya selama-lamanya. Dan barangsiapa bunuh diri dengan (menusuk dirinya dengan) besi, maka besi itu akan ada di tangannya, dengannya ia akan menghujamkan ke perutnya di neraka HIDUPKEKAL DAN KEBINASAAN. Mungkin seseorang akan bertanya, bagaimana kita akan menjelaskan ayat-ayat yang disampaikan di Yohanes 10:28-29, "dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. SETELAHBERAMAL KOK HATI TIDAK LAPANG RASANYA. Ibnu taimiyyah rahim ahullah berkata : "Jika engkau tidak merasakan kelezatan dan kelapangan dalam hatimu tatkala beramal maka curigalah (niat dan tujuanmu -pen) karena Allah Ta'ala Maha Membalas kebaikan." - Madarijus Salikin 2/68 Kunjungi kami di : 🌏 Facebook : AssalimID 🌏 Instagram : @assalimid 🌏 Youtube Apakahperbezaan antara Syurga dan neraka? Beberapa agama di dunia mempunyai konsep kehidupan akhirat di syurga atau neraka. Perbandingan ini meneliti kepercayaan berbagai agama keagamaan dan idea mereka tentang syurga dan neraka. Kandungan 1 Definisi 1.1 Syurga 1.2 Neraka 2 Deskript di neraka katanya bau daging busuk terbakar,yang jauh lebih bau dari apapun,dan jalan lengket dengan bau menyengat sekali.-di neraka hanya ada ratapan dan kertakan gigi.(sangat banyak sekali manusia,jeritannya itu sangat menyakitkan dan Cumiakkan telinga,)-di neraka sakitnya jauh berkali kali lipat dari sakit di dunia ini. Adakisah menarik tentang kenapa seluruh penduduk surga dan neraka kekal di dalamnya tanpa pernah merasakan lagi yang namanya kematian sebagai akhir kehidupan seperti halnya hidup di dunia. Kisah tersebut berdasarkan hadits yang kami nuqil dari sebuah kitab karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi yaitu kitab Ad Durarul Hisan fil Ba'tsi wa Na'imil Wahai penduduk neraka, KEKAL lah kalian selama-lamanya" Mereka sentiasa memerhatikan bakal suami mereka dari atas sana dan seandainya lelaki tadi telah berkahwin dan si isteri di dunia ini berbuat zalim terhadap lelaki tersebut, para bidadari akan menyerkah wanita tersebut dari atas sana kerana tidak menjaga suami mereka dengan baik Barangsiapabunuh diri dengan minum racun, maka kelak ia akan meminumnya sedikit-demi sedikit di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-lamanya. Barangsiapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari atas gunung, maka dia akan dijatuhkan dari tempat yang tinggi di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-selamanya" (HR. Bukhari itukekal selama-lamanya. Kedua, surga dan neraka akan hancur sebagaimana makhluk lainnya. Ketiga, surga kekal selama-lamanya, sedangkan neraka akan dijelaskan tentang bagaimana gambaran perjalanan hidup di akhirat nanti. Namun harus diakui perjalanan hidup di akhirat itu tidaklah sama dengan perjalanan hidup di dunia.1 Karena kehidupan di Beliaumengabarkan bahwa batu neraka yang paling kecil adalah sebesar seluruh gunung yang ada di muka bumi ini. Beliau juga mengabarkan bahwa alam akhirat panjang waktunya adalah 1 hari akhirat sama dengan 1000 tahun dunia untuk orang yang beriman dan 50.000 tahun dunia untuk orang yang mengingkarinya. Dan alam akhirat adalah abadi. PerbandinganPenghuni Surga dan Neraka (1 bading 3.000.000) Nabi Adam adalah nenek moyang manusia pada awalnya berada di surga. Mendapat cobaan dilarang mendekati sebuah pohon khuldi, namun tidak dapat menahan diri, maka terusirlah dari surga. Ia tidak bisa menahan godaan setan untuk mendekati pohon tersebut dan bahkan memakan buahnya. If2Iv1. SURGA dan neraka merupakan tempat terakhir dari perjalanan hidup manusia dari dunia hingga akhirat kelak. Surga berisi kenikmatan-kenikmatan yang disuguhkan bagi orang beriman dan bertakwa yang diridhoi Allah. Sedangkan, neraka sebaliknya. Dalam Alquran digambarkan bahwa surga itu seluas langit dan bumi. سَابِقُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ “Berlomba-lombalah kamu kepada mendapatkan ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” QS Al Hadid 21 BACA JUGA Ketika Heraklius Bertanya Dimana Neraka, Ini Jawaban Nabi Muhammad SAW Lantas, bagaimana dengan neraka? Seluas apakah tempatnya? Roidah Bakri menjelaskan dalam bukunya berjudul Gambaran Neraka menurut Alquran dan Hadits, bahwa luas neraka tidak bisa dibandingkan dengan luasnya bumi atau dunia. Sebab, Allah menegaskan neraka dan surga luasnya tidak bisa dinalar oleh akal manusia. Akan tetapi, manusia wajib memercayai keberadaan dan segala hal tentang neraka. Jadi, an-Naar neraka memiliki area yang amatlah luas yang daya tampungnya tidak akan pernah penuh meskipun dimasuki oleh orang-orang yang berdosa dari masa Nabi Adam sampai mereka yang meninggal pada hari Kiamat kelak. Ini seperti yang ditegaskan dalam Alquran. يَوْمَ نَقُوْلُ لِجَهَنَّمَ هَلِ امْتَلَـْٔتِ وَتَقُوْلُ هَلْ مِنْ مَّزِيْدٍ “Ketika Kami bertanya kepada Jahanam, “Apakah kamu sudah penuh?” Ia menjawab, “Masih adakah tambahan?” QS Qaf 30 Dari ayat tersebut terlihat neraka masih tetap menerima atau malah menanyakan masih adakah yang bisa mengisinya karena luasnya yang tak akan penuh apabila diisi terus-menerus. Meskipun diisi oleh seluruh jin dan manusia yang berdosa dari amsa awal manusia diciptakan-Nya sampai hari Kiamat nanti. BACA JUGA 7 Pintu Gerbang Neraka Mengenai neraka, Rasulullah pernah mendeskripsikan dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah. Dia berkata, “Kami pernah bersama Rasulullah, tiba-tiba kami mendengar sesuatu yang jatuh lalu beliau bersabda, “Tahukah kalian apakah itu?” Kami para sahabat menjawab, “Allah dan rasul-Nya yang lebih tahu.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Ini adalah sebuah batu yang dilemparkan dari atas an-Naar sejak 70 tahun yang lalu dan sekarang batu itu baru sampai di dasarnya.” HR Muslim Dari hadits tersebut digambarkan sangat dalam neraka, bahkan batu yang dilemparkan dari tepi an-Naar baru sampai ke dasarnya setelah 70 tahun lamanya. Sesungguhnya, hanya Allah yang tahu berapa dalamnya neraka itu. [] Referensi Gambaran Neraka menurut Alquran dan Hadits/Karya Roidah Bakri/Penerbit Gramedia/Tahun 2018 Oleh Ustadz H. Dwi Condro Triono, DI depan forum para pengusaha, saya biasa melemparkan pertanyaan “Siapa di antara bapak ibu sekalian yang BELUM PERNAH mengambil RIBA, tolong tunjuk jari…!” Biasanya pertanyaan itu saya ulang-ulang. Apa hasilnya? Tidak ada satupun yang tunjuk jari. Apa maknanya? Berarti benar apa yang disabdakan Rasul SAW. يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ يَأْكُلُونَ الرِّبَا فَمَنْ لَمْ يَأْكُلْهُ أَصَابَهُ مِنْ غُبَارِهِ “Sungguh akan datang pada suatu masa, ketika semua manusia akan memakan harta riba. Siapa saja yang berusaha tidak memakannya, maka ia tetap akan terkena debu ribanya” HR An-Nasa’i, Ibnu Majah, dan Abu Dawud. BACA JUGA 11 Bahaya dan Ancaman Riba Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah sudah tahu bahwa riba itu HARAM, tetapi mengapa masih mengambil riba? Apa kira-kira jawabannya? Sangat mengagetkan. Jawabnya adalah “Haram-haram sedikit kan nggak apa-apa…?”. Betul tidak? Nah, agar tidak ada jawaban seperti itu lagi, maka kita perlu lebih serius untuk menghitung-hitung, BERAPA LAMA orang yang mengambil riba itu akan masuk neraka? Sebagaimana telah dijelaskan dalam tulisan sebelumnya, bagi para pemakan riba yang masih meyakini bahwa riba itu HARAM hukumnya, maka dia tidak akan masuk neraka selama-lamanya. Lantas, akan masuk neraka berapa lama? Untuk dapat membuat SIMULASI hitungan-nya, mari kita lihat dulu penjelasan Hadits tentang dosa riba bagi para pelakunya. Rasulullah SAW bersabda دِرْهَمٌ رِبًا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتَّةٍ وَثَلَاثِينَ زَنْيَةً “Satu dirham riba yang dimakan seseorang, dan dia mengetahui bahwa itu riba, maka itu lebih berat daripada tiga puluh enam kali berzina”. HR. Ahmad, Ath-Thabrani. Ancaman bagi pelaku riba itu sangat mengerikan.! Satu dirham dari riba, dosanya lebih berat dari berzina, bahkan lebih berat dari 36 kali berzina.! Padahal kita sudah faham bahwa berzina itu adalah dosa yang sangat besar. Satu dirham itu sekitar 3 gram perak. Sedangkan 1 gram perak itu untuk harga yang murah setara dengan 20 ribu rupiah. Berarti, 1 dirham itu sekitar 60 ribu rupiah. Lantas, berapa lama dia akan disiksa di neraka? Marilah kita buat SIMULASINYA. Misalnya seseorang mengambil kredit rumah tipe 36 melalui Bank konvensional dengan aqad utang-piutang yang ada tambahan bunganya baca riba, sebesar 10 % untuk mempermudah, misalnya dengan menggunakan bunga tetap. Harga rumah tipe 36 yang murah adalah 200 juta, jika dibeli dengan pembayaran tunai. Jika membelinya dengan kredit selama 10 tahun, maka bunganya 10% X 200 juta 10 tahun = 200 juta rupiah. BACA JUGA Barang Ribawi Itu Apa Saja? Berapa lama akan masuk neraka? Cara menghitungnya 200 juta dibagi 60 ribu nilai 1 dirham dikalikan 36 kali berzina. Nah, berapa lama orang yang berzina akan di siksa di neraka? Jika kita menggunakan perbandingan “relativitas waktu” menurut Al-Qur’an, yaitu dalam Surat Al-Ma’arij ayat 4 تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ ﴿٤﴾ “Malaikat-malaikat dan Jibril naik menghadap kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun dunia” QS. Al-Ma’arij 4. Menurut ayat di atas, perbandingan 1 hari akherat itu sama dengan 50 ribu tahun dunia. Untuk memperkuat pemahaman di atas, kita juga dapat melihat penjelasan dari Rasulullah SAW berkaitan dengan perbandingan lamanya hidup di dunia ini dengan di akherat. عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ صَاحِبِ كَنْزٍ لَا يُؤَدِّي حَقَّهُ إِلَّا جُعِلَ صَفَائِحَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جَبْهَتُهُ وَجَنْبُهُ وَظَهْرُهُ حَتَّى يَحْكُمَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بَيْنَ عِبَادِهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ ثُمَّ يُرَى سَبِيلَهُ إِمَّا إِلَى الْجَنَّةِ وَإِمَّا إِلَى النَّارِ أحمد Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak seorang pun pemilik simpanan yang tidak menunaikan haknya mengeluarkan hak harta tersebut untuk dizakatkan kecuali Allah akan menjadikannya lempengan-lempengan timah yang dipanaskan di neraka jahanam, kemudian kening dan dahi serta punggungnya disetrika dengannya, hingga Allah SWT berkenan menetapkan keputusan di antara hamba-hambaNya, pada hari yang lamanya mencapai lima puluh ribu tahun yang kalian perhitungkan berdasarkan tahun dunia. Baru setelah itu ia akan melihat jalannya, mungkin ke surga dan mungkin juga ke neraka.” HR Ahmad 15/288. Dengan demikian, jika diasumsikan bermaksiyat di dunia ini, yaitu melakukan perzinaan 1 kali di dunia, akan disiksa di dalam neraka selama 50 ribu tahun, maka berapa lama orang yang mengambil riba seperti di atas itu akan di siksa di neraka? Jawabnya adalah [ 200 juta / 60 ribu X 36 ] X 50 ribu tahun = 6 milyar tahun…! Masya Allah…! Hanya mengambil kredit rumah tipe 36 saja harus disiksa di neraka selama 6 milyar tahun? Na’udzubillahi min dzalik…! [] Jakarta - Setelah hari kiamat tiba, manusia yang meninggal dunia akan melalui tahapan kehidupan di alam akhirat. Namun, sebelum memasuki kehidupan alam akhirat tersebut, manusia harus memasuki alam kubur atau yang disebut juga dengan alam kubur ini pula yang disebut-sebut sebagai pintu gerbang menuju akhirat atau batas antara alam dunia dan alam akhirat. Mengingat secara bahasa, kata barzah mengandung arti itu menjadi tempat tinggal bagi mereka yang telah meninggal dunia lebih dahulu hingga datangnya hari kiamat kelak. Bahkan manusia-manusia yang singgah di sana sudah ada sejak zaman Nabi Adam yang berada di alam kubur akan dibangkitkan oleh Allah pada hari kebangkitan sesuai dengan surat Ghafir ayat 46,النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا ۖ وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِArtinya "Kepada mereka diperlihatkan nereka, pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. dikatakan kepada malaikat 'Masukan Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras.'"Meskipun hanya sebagai tempat persinggahan, perhitungan waktu di alam kubur atau alam barzah ini disebut lebih lama dan panjang dibandingkan di anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia MUI KH Nurul Irfan, manusia yang berada di alam barzah sendiri bisa melihat keadaan di alam dunia maupun akhirat."Dia alam barzah sebagai sekat, mereka ahli kubur atau ahli barzah bisa melihat dunia dan bisa melihat akhirat. Mereka berada di satu tempat yang namanya barzah bisa melihat dunia dan akhirat,'' kata KH Nurul Irfan yang dikutip dari situs MUI, Senin 20/9/2021.Selain diperlihatkan keadaan dua alam akhirat dan dunia, manusia di alam barzah juga ada yang sudah mendapatkan balasan akibat perbuatannya di dunia. Sebab itu ada istilah yang kita kenal dengan siksa Ustaz Amir As-Soronji, terdapat beberapa sebab manusia ditahan dan disiksa di alam kubur tersebut. Mulai dari tidak menutup aurat hingga melakukan riba semasa di dunia."Sebab tersebut di antaranya tidak membersihkan diri dan tutup aurat saat kencing, mengadu domba, mencuri harta rampasan yang buka hak nya, berdusta, mengabaikan Al-Qur'an, zina, dan riba," kata Ustaz Amir, seperti yang dikutip dari situs Universitas Islam Indonesia UII.Selain itu, melansir dari laman Sumber Belajar Kemendikbud, manusia juga akan bertemu, ditanyai, dan diperiksa oleh Malaikat Munkar dan Nakir di alam kubur. Para malaikat itu akan menanyakan tentang amal perbuatan manusia ketika menjalani kehidupan yang dinukil dari firman Allah QS Al Zalzalah ayat 7-8 tentang perhitungan amal baik dan buruk,7 فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ8 وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُArtinya "Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya, dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya."Demikian penjelasan tentang alam kubur atau yang disebut juga dengan alam barzah. Semoga wawasan ini bisa membuat kita semakin meningkatkan bekal amal sholeh untuk di akhirat kelak. Aamiin. Simak Video "Polisi Duga Putri Pj Gubernur Papua Pegunungan Mati Lemas-Kekerasan Seks" [GambasVideo 20detik] rah/erd PertanyaanBenarkah umat Muhammad SAW tidak lama di neraka, selambat-lambatnya selama dia hidup di dunia, kalau 4 tahun hidup di dunia maka dia akan berada di neraka 40 tahun? A. Rahim Nst. Kotanopan.JawabanPersoalan neraka adalah termasuk urusan aqidah yang dasarnya harus kuat atau disebut qath'i , naik wurud atau dalalah. Artinya, meyakinkan baik datangnya maupun petunjuknya. Dan yang termasuk meyakinkan atau qath'i wurud dan dalalahnya ialah ayat Al Quran dan Hadits mutawatir yang petunjuk lafadznya tegas dan jelas pada makna yang pengamatan kami tidak ada dasar kuat yang dapat dijadikan alasan bahwa orang yang masuk neraka hanya selambat-lambatnya selama hidup di dunia. Dasar-dasar yang kuat yang bertalian dengan hari kemudian atau hari akhir ialah, bahwa kita wajib percaya tentang adanya hari akhir dan segala yang terjadi di dalamnya tentang kerusakan alam ini serta percaya akan hal-hal yang diberikan dikabarkan oleh Rasulullaah SAW dengan riwayat mutawatir tentang kebangkitan dari kubur, pengumpulang di makhsyar, pemeriksaan dan pembalasan amal perbuatan manusia, yang baik akan mendapatkan kebaikannya dan yang jelek akan mendapat siksa sesuai dengan besar kecilnya perbuatan itu. Yang kafir dan musyrik melawan Allaah SWT dan RasulNya akan ditempatkan di neraka selama-lamanya, sedangkan yang beriman tetapi berbuat dosa akan masuk neraka kemudian keluar dari neraka, sedang orang yang beriman benar-benar akan masuk surga ada dua macam lamanya orang berada di neraka. Ada yang sementara berdasarkan besar-kecilnya dosa yang dilakukan, dan ada pula yang di neraka untuk selama-lamanya, bukan sepanjang hidupnya di satu ayat yang menunjukkan adanya siksa neraka selama-lamanya ialah ayat 23 surat al Jinوَمَن يَعْصِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَإِنَّ لَهُۥ نَارَ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًا"Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya baginyalah neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya."Wallaahu a' Buku Tanya-Jawab Agama II, Tim PP Muhammadiyah Majelis Tarjih, Suara Muhammadiyah, 1992.

bagaimana perbandingan lamanya hidup di dunia dengan neraka