Parapenduduk desa itu pun tewas tenggelam di rawa yang sekarang dikenal sebagai Rawa Pening. Hanya ada satu penduduk yang selamat, yakni si janda tua yang bersikap baik pada Baru Klinting. Ada beberapa versi legenda mengenai terjadinya Rawa Pening yang ada di Kabupaten Semarang. Salah satunya seperti yang kami bahas di atas. Tapisiapa sangka, selepas tercabutnya lidi dari tanah, tiba-tiba saja dari dalam tanah bermuncratan air dalam jumlah banyak hingga menenggelamkan desa Malwapati yang sekarang menjadi area danau Rawa Pening. Meski hanya sebuah cerita masa lalu yang belum pasti kebenarannya, namun legenda di atas sampai saat ini masih dipercaya sebagian masyarakat. Jawabanterverifikasi ahli. dannyrizkypp5cqqg. Tokoh dan watak yang berada pada legenda rawa pening adalah: Ki Hajar: Orang yang sabar, teliti, disiplin dan juga senang menolong. Ni Endhang Ariwulan: Tidak hati-hati, susah dikasih tau. Baru Klinting: Suka berysukur, memegang amanah, tidak gampang menyerah. Memilikiluas sekitar 2.670 hektar, Danau Rawa Pening berada di empat kecamatan Kabupaten Semarang, yakni Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru. Rawa Pening biasanya dijumpai oleh mereka yang mengadakan perjalanan Solo-Semarang atau sebaliknya melalui jalan utama non-tol ketika sampai Kecamatan Tuntang. Baruklinting adalah seekor naga anak dari Endang sawitri adan seorang kepala desa di ngasem di bawah kaki buit Telomoyo, untuk berubah maka Baru klinting harus bertapa dan melilitkan tubuhnya di Gunung Telomoyo, pada waktu besemadi inilah beberapa penduduk desa tidak mengetahui bahwa apa yang mereka temukan adalah ekor dari baru klinting dan mereka memotong dan memakannya bersama-sama daging tersebut. CeritaRakyat Rawa Pening - Kumpulan Dongeng Legenda dari Jawa Tengah. Pada zaman dahulu, hiduplah seorang anak yang sakti. Kesaktiannya ini membuat seorang menyihir jahat iri. Penyihir jahat menyihir anak itu, sehingga tubuhnya penuh luka dengan bau yang sangat menyengat. jERA8hI. Cerita rakyat Rawa Pening adalah cerita rakyat Jawa Tengah yang sangat populer. Hal ini karena Rawa Pening saat ini menjadi objek wisata yang banyak diminati oleh wisatawan. Mengetetahu legenda rakyat yang melandasi asal muasal Danau Rawa pening tentu menjadi tambahan wawasan untuk kita semua. Selain itu ceritanya sangat menarik untuk disimak. Yuk kita baca bersama. Cerita Rakyat Rawa Pening – Kumpulan Dongeng Legenda dari Jawa Tengah Pada zaman dahulu, hiduplah seorang anak yang sakti. Kesaktiannya ini membuat seorang menyihir jahat iri. Penyihir jahat menyihir anak itu, sehingga tubuhnya penuh luka dengan bau yang sangat menyengat. Luka-luka baru akan muncul begitu luka lama mulai kering. Keadaannya kondisi tubuhnya itu, tidak ada seorang pun yang mau berhubungan dengannya. Jangankan bertegur sapa, berdekatan saja orang tidak mau. Mereka takut tertular. Suatu hari, anak ini bermimpi ada seorang perempuan tua yang dapat menyembuhkan penyakitnya. Ia pun berkelana mencari perempuan tua dalam mimpinya tersebut. Di setiap kampung yang ia datangi, ia selalu ditolak oleh penduduk. Mereka merasa jijik dan mengusir anak ini. Akhirnya, sampailah ia di sebuah kampung yang sebagian besar penduduknya adalah orang-orang yang sombong. Tidak banyak orang yang miskin di desa itu. Mereka akan diusir atau dibuat tidak nyaman kalau tinggal di sana. Hal ini mengusik hati anak kecil ini. Pada sebuah pesta yang diselenggarakan di kampung itu, anak kecil ini berhasil masuk. Namun, orang-orang segera mengusirnya dan mencaci-makinya. Ia langsung diseret keluar. Pada saat terseret, ia berpesan kepada orang-orang itu supaya lebih memerhatikan orang tak punya. Mendengar kata-kata anak itu, beberapa orang makin marah, bahkan meludahinya sambil berkata, “Dasar anak setan, anak buruk rupa!” Anak itu merasa terluka dengan perlakuan orang-orang tersebut. Lalu, ia menancapkan sebuah lidi di tanah don berkata, “Tak ada satu pun yang bisa mencabut lidi ini dari tanah, hanya aku yang bisa melakukannya!” Orang-orang meragukan ucapan anak tersebut. Mereka pun mencoba mencabut lidi tersebut. Namun, tak seorangpun dapat melakukannya. Dalam beberapa hari, lidi itu tak bisa tercabut. Suatu hari, secara diam-diam, anak itu datang don mencabut lidi itu. Tanpa sepengetahuannya, ada seorang warga yang melihatnya dan melaporkannya kepada warga yang lain. Cerita Rakyat Rawa Pening Dari Jawa Tengah Dari tempat lidi itu dicabut, mengalirlah mata air. Semakin lama, air itu semakin deras. Air menenggelamkan daerah tersebut, sehingga menjadi sebuah telaga yang kini bernama Telaga Rawa Pening. Tidak ada yang selamat dari musibah itu kecuali seorang perempuan tua yang berbaik hati memberinya tempat tinggal dan merawatnya. Secara ajaib penyakit kulit anak itu sembuh. Namun, penyihir jahat yang telah menyihir si anak itu tidak terima dengan kesembuhan itu. Kemudian, ia menyihir anak itu menjadi seekor ular besar dengan sebuah kalung genta di lehernya. Konon, ular ini sering keluar dari sarangnya pada tengah malam. Setiap kali bergerak, dentingan kalung di lehernya selalu berbunyi klentang-klenting. Bunyi inilah yang kemudian membuatnya dinamakan Baru Klinting. Kemunculan ular itu diyakinin masyarakat sebagai tando keberuntungan bagi nelayan nelayan yang tidak mendapat ikan. Kini, Telaga Rama Pening adalah objek wisata yang sangat populer di Jawa Tengah. Tempat ini terletak di Desa Bukit Cinta, Kabupaten Ambarawa. Pesan moral dari Cerita Rakyat Rawa Pening Dari Jawa Tengah adalah hargai orang lain dan jangan saling membenci. Jangan pernah hanya menilai seseorang dari penampilan luarnya saja. Apa yang terlihat menarik bisa saja buruk untuk kita begitu juga sebaliknya, apa yang kita tidak suka bisa saja bermanfaat untuk kita. Baca dongeng dari jawa tengah lainnya pada artikel kami berikut ini Cerita Dongeng Anak Ande-Ande Lumut dan Timun Emas – Cerita Rakyat Jawa Tengah siapa saja tokoh dalam legenda rawa pening​ 1. siapa saja tokoh dalam legenda rawa pening​ 2. Siapa saja tokoh dalam legenda rawa pening 3. Siapa saja tokoh dalam legenda Rawa Pening?​ 4. Tokoh antagonis dalam legenda rawa pening 5. sebutkan tokohsetting,watak dan amanat dalam cerita legenda rawa pening​ 6. tokoh jahat Ning legenda Dumadine rawa pening​ 7. tokoh antagonis dalam legenda Rawa Pening adalah​ 8. Karakter dalam legenda rawa pening adalah 9. sinopsis legenda rawa pening​ 10. legenda rawa pening​ 11. tokoh serta watak dalam cerita legenda rawa pening 12. Karakter dalam legenda rawa pening adalah 13. tokoh dalam cerita legenda rawa pening​ 14. tema legenda rawa pening​ 15. siapa pengarang legenda rawa pening​ 16. apa unsur intrinsik legenda rawa pening 17. Siapaka tokoh protagonis yg ada dalam cerita Legenda rawa pening 18. Apa tema dari legenda Rawa Pening​ 19. tokoh antagonis, protagonis, tritagonis dalam legenda rawa pening ​ 20. tokoh dan karakteristik dari cerita legenda rawa pening​ 21. Tokoh antagonis di legenda rawa pening 22. tema dari legenda rawa pening​ 23. siapa pengarang legenda rawa pening 24. Sebutkan tokoh legenda rawa pening 25. TOKOH YANG ADA DI DALAM CERITA FIKSI LEGENDA RAWA PENING 26. Bagaimana watak dari tokoh dalam cerita legenda Rawa Pening jelaskanTOLONG DI JAWAB PLISS​ 27. kesimpulan legenda rawa pening 28. Translate legenda Rawa Pening​ 29. Tokoh antagonis dalam cerita legenda rawa pening 30. Siapakah yang menjadi tokoh pembantu atau tokoh tambahan dalam cerita legenda rawa pening​ Jawaban- Ki Hajar- Ni Endang Ariwulan- Baru Klinting 2. Siapa saja tokoh dalam legenda rawa pening endang sawitri=penyayangbaru klinting=penuh rasa ingin tahu,berbaktiki hajar salokantara=tidak bertanggung jawab 3. Siapa saja tokoh dalam legenda Rawa Pening?​ Jawabanendang sawitribaru klintingki hajar salokantaraJawabanbaru klinting endang sawitrihajar solokantara 4. Tokoh antagonis dalam legenda rawa pening Tokoh Antagonisnya yaitu warga desa ki hajar sarwokartolo,penyihir 5. sebutkan tokohsetting,watak dan amanat dalam cerita legenda rawa pening​ Legenda Rawa PeningSetting Desa NgasemWatak Ki Hajar → Mengasihi istrinyaNyai Selakanta → Suka mengeluh, menyayangi istrinya, dan bijakBaru Klinting → Hormat pada ortuPenduduk Desa Pathok → SombongNyi Latung → Baik hatiAmanatKita harus saling membantu sebagai sesama manusia tanpa memperhatikan latar belakang dan perbedaan 6. tokoh jahat Ning legenda Dumadine rawa pening​ Jawabantokoh antagonis nya adalah penduduk desa Pathok 7. tokoh antagonis dalam legenda Rawa Pening adalah​ Jawabanpenduduk desa patoksemoga membantujangan lupa follow meJawabanpenduduk desa pathokterimakasi semoga membantu 8. Karakter dalam legenda rawa pening adalah Baru klinting mempunyai sifat berbakti,rasa ingin tahu yang Hajar Salokantara mempunyai sifat tidak bertanggung jawabEndang Sawitri mempunyai sifat penyayang,dan baikkalau salah di maklumin ya... 9. sinopsis legenda rawa pening​ JawabanRawa Pening kini telah menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal di Semarang. Luasnya mencapai hektar yang mencakup empat wilayah kecamatan, yaitu Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan menawarkan keindahan alam yang memanjakan mata, Rawa Pening juga mengandung cerita legenda yang juga familiar di tengah-tengah masyarakat Jawa legenda Rawa Pening bercerita tentang seorang pemuda berwujud naga bernama Baru Klinting. Ibunya bernama Endang Sawitri, dan ayahnya seorang pertapa di lereng Gunung Telomoyo bernama Ki Hajar Klinting yang berwujud naga diperintah oleh ayahnya untuk bertapa ke Bukit Tugur. Kata ayahnya, suatu saat kelak, tubuhnya akan berubah menjadi perjalanan masa pertapaan Baru Klinting, dikisahkan terdapat sebuah desa yang begitu makmur namun penduduknya sangat angkuh dan membenci orang miskin. Desa tersebut bernama Desa asal-usul terbentuknya Rawa Pening bermula dari keangkuhan penduduk desa ketika, Baru Klinting yang telah berwujud manusia datang untuk memberikan pelajaran kepada penduduk desa dengan menantang mereka mencabut lidi yang ia tancapkan ke anak-anak, kaum wanita, hingga para laki-laki perkasa, tidak ada satu pun yang berhasil mencabut lidi tersebut. Mereka pun menantang balik Baru Klinting untuk kesaktiannya, Baru Klinting lantas mencabut lidi tersebut dari ajaib, air memancar sangat deras dari dalam tanah di mana lidi tersebut baru saja dicabut. Dalam waktu singkat, desa tersebut tenggelam dan tidak ada satu pun warga yang sempat menyelamatkan Pathok pun berubah menjadi hamparan telaga luas yang kemudian dikenal dengan Rawa Kalau Salah Kakak 10. legenda rawa pening​ JawabanRawa Pening adalah sebuah danau yang merupakan salah satu obyek wisata air di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Danau ini tepatnya berada di cekungan terendah antara Gunung Merbabu, Telomoyo, dan Ungaran. Rawa Pening memiliki ukuran sekitar hektar yang menempati empat wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru. Menurut cerita, danau ini terbentuk akibat suatu peristiwa yang pernah terjadi di daerah tersebut. itukan? 11. tokoh serta watak dalam cerita legenda rawa pening Tokoh dan watak yang berada pada legenda rawa pening adalahKi Hajar Orang yang sabar, teliti, disiplin dan juga senang Endhang Ariwulan Tidak hati-hati, susah dikasih Klinting Suka berysukur, memegang amanah, tidak gampang Sejatinya legenda rawa pening akan berada pada sebuah wilayah yang dimana adalah kecamatan ambarawa, bawen, tuntan,g hingga banyu biru yang berada di wilayah Kabupaten Semarang. Kemudian rawa yang dimana sangatlah indah itu sendiri akan berada terletak diantara gunung merbabu, gunung ungaran, dan juga gunung telomoyo. Dari sebuah rawa yang dimana indah itu sendiri kemudian terdapat sebuah legenda yang dimana melatar belakangi untuk terjadinya rawa itu sendiri. Pelajari lebih lanjut 1. Materi tentang Tema cerita rawa pening Materi tentang Hikmah cerita legenda rawa pening Materi tentang termasuk jenis cerita apakah''Rawa Pening'? Detil jawaban Kelas 8Mapel B. IndonesiaBab Bab 3 - MendongengKode 12. Karakter dalam legenda rawa pening adalah Endang Sawitri memiliki karakter penyayangbaru klinting memiliki karakter ingin tahu dan berbaktiki hahar kalontara memiliki karakter tidak bertanggung jawab 13. tokoh dalam cerita legenda rawa pening​ JawabanKi Hajar , ni endhang ariwulan ,baru ini bermanfaat , maaf KL salah 14. tema legenda rawa pening​ Jawabankebaikan seorang jandaPenjelasansemoga membantu ,jadikan yg terbaik ya 15. siapa pengarang legenda rawa pening​ JawabanPengarang Tri WahyuniPenerbit Badan Pengembangan dan Pembinaan BahasaTahun Terbit 2016 16. apa unsur intrinsik legenda rawa pening LATAR SUASANAWATAK TOKOH 17. Siapaka tokoh protagonis yg ada dalam cerita Legenda rawa pening jawabannini nini tuwa 18. Apa tema dari legenda Rawa Pening​ Tema kebaikan berbalas kebaikan, begitu juga sebaliknyasemoga membantu 19. tokoh antagonis, protagonis, tritagonis dalam legenda rawa pening ​ Tokoh Protagonis Kakek pencari kayu,Baru Klinting,Dewi Ariwulan,Kakek Ismoyo,Mbok Randa,Nyi Latung Janda Tua,Endang Sawitri,Anak SaktiTokoh Antagonis Ki Hajar Sarwokartolo,Penyihir, Penduduk desa PathokTokoh Tritagonis Ibunda Baru Klinting,Ayahanda Baru Klinting, Masyarakat desaMaaf kalo salah 20. tokoh dan karakteristik dari cerita legenda rawa pening​ endang sawitri=penyayangbaru klinting=penuh rasa ingin tahu,berbaktiki hajar salokantara=tidak bertanggung jawab 21. Tokoh antagonis di legenda rawa pening Tokoh antagonis adalah tokoh dalam sebuah karya sastra yang memiliki karakter atau sifat yang berlawanan dengan tokoh protagonis, yaitu sifat yang cenderung buruk dan tidak patut untuk diteladani. Baik tokoh antagonis, protagonis, tritagonis, serta tokoh-tokoh lain merupakan penggolongan tokoh dalam karya sastra yang dilakukan berdasarkan karakter atau sifat yang disematkan kepada mereka. PembahasanPada kesempatan ini, soal meminta kita untuk menyajikan tokoh antagonis dalam cerita "Legenda Rawa Pening". Berikut kakak akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut. TOKOH ANTAGONIS DALAM "LEGENDA RAWA PENING" ADALAH PENDUDUK DESA PATHOK. HAL INI KARENA MEREKA TIDAK MAU MENYAMBUT TAMU DENGAN BAIK SERTA CENDERUNG MEMBERIKAN PERLAKUAN YANG TIDAK SOPAN KEPADA SESAMA YANG MENDERITA. Sebagai rujukan, berikut kakak sajikan cerita Legenda Rawa di lembah antara Gunung Merbabu dan Telomoyo terdapat sebuah desa bernama Ngasem. Di desa itu tinggal sepasang suami-istri yang bernama Ki Hajar dan Nyai Selakanta yang dikenal pemurah dan suka menolong sehingga sangat dihormati oleh masyarakat. Sayangnya, mereka belum mempunyai anak. Meskipun demikian, Ki Hajar dan istrinya selalu hidup rukun. Setiap menghadapi permasalahan, mereka selalu menyelesaikannya melalui musyawarah. Suatu hari, Nyai Selakanta duduk termenung seorang diri di depan rumahnya. Tak lama kemudian, Ki Hajar datang menghampiri dan duduk di sampingnya. “Istriku, kenapa kamu terlihat sedih begitu?” tanya Ki Hajar. Nyai Selakanta masih saja terdiam. Ia rupanya masih tenggelam dalam lamunannya sehingga tidak menyadari keberadaan sang suami di sampingnya. Ia baru tersadar setelah Ki Hajar memegang pundaknya. “Eh, Kanda,” ucapnya dengan terkejut. “Istriku, apa yang sedang kamu pikirkan?” Ki Hajar kembali bertanya. “Tidak memikirkan apa-apa, Kanda. Dinda hanya merasa kesepian, apalagi jika Kanda sedang pergi. Sekiranya di rumah ini selalu terdengar suara tangis dan rengekan seorang bayi, tentu hidup ini tidak sesepi ini,” ungkap Nyai Selakanta, “Sejujurnya Kanda, Dinda ingin sekali mempunyai anak. Dinda ingin merawat dan membesarkannya dengan penuh kasih sayang.” Mendengar ungkapan isi hati istrinya, Ki Hajar menghela nafas panjang. “Sudahlah, Dinda. Barangkali belum waktunya Tuhan memberi kita anak. Yang penting kita harus berusaha dan terus berdoa kepada-Nya,” ujar Ki Hajar. “Iya, Kanda,” jawab Nyai Selakanta sambil meneteskan air mata. Ki Hajar pun tak kuasa menahan air matanya melihat kesedihan istri yang amat dicintainya itu. “Baiklah, Dinda. Jika memang Dinda sangat menginginkan anak, izinkanlah Kanda pergi bertapa untuk memohon kepada Yang Mahakuasa,” kata Ki Hajar. Nyai Selakanta pun memenuhi keinginan suaminya, meskipun berat untuk berpisah. Keesokan harinya, berangkatlah Ki Hajar ke lereng Gunung Telomoyo. Tinggallah kini Nyai Selakanta seorang diri dengan hati semakin sepi. Berminggu-minggu, bahkan sudah berbulan-bulan Nyai Selakanta menunggu, namun sang suami belum juga kembali dari pertapaannya. Hati wanita itu pun mulai diselimuti perasaan cemas kalau-kalau terjadi sesuatu pada suaminya. Suatu hari, Nyai Selakanta merasa mual dan kemudian muntah-muntah. Ia pun berpikir bahwa dirinya sedang hamil. Ternyata dugaannya benar. Semakin hari perutnya semakin membesar. Setelah tiba saatnya, ia pun melahirkan. Namun, alangkah terkejutnya ia karena anak yang dilahirkan bukanlah seorang manusia, melainkan seekor naga. Ia menamai anak itu Baru Klinthing. Nama ini diambil dari nama tombak milik suaminya yang bernama Baru Klinthing. Kata “baru” berasal dari kata bra yang artinya keturunan Brahmana, yaitu seorang resi yang kedudukannya lebih tinggi dari pendeta. Sementara kata “Klinthing” berarti lonceng. Ajaibnya, meskipun berwujud naga, Baru Klinthing dapat berbicara seperti manusia. Nyai Selakanta pun terheran-heran bercampur haru melihat keajaiban itu. Namun di sisi lain, ia juga sedikit merasa kecewa. Sebab, betapa malunya ia jika warga mengetahui bahwa dirinya melahirkan seekor naga. Untuk menutupi hal tersebut, ia pun berniat untuk mengasingkan Baru Klinthing ke Bukit Tugur. Tapi sebelum itu, ia harus merawatnya terlebih dahulu hingga besar agar dapat menempuh perjalanan menuju ke lereng Gunung Telomoyo yang jaraknya cukup jauh. Tentu saja, Nyai Selakanta merawat Baru Klinthing dengan sembunyi-sembunyi, tanpa sepengetahuan warga. ...Pelajari lebih lanjutPada materi ini, kamu dapat belajar tentang tokoh antagonis jawabanKelas IXMata pelajaran Bahasa IndonesiaBab Bab 15 - Unsur intrinsik dan ekstrinsikKode kategori kunci tokoh, attagonis, protagonis, sifat, karakter, unsur intrinsik 22. tema dari legenda rawa pening​ JawabanTema kebaikan berbalan kebaikan, begitu juga sebaliknyamaaf klo salah 23. siapa pengarang legenda rawa pening legenda rawa pening berada di cekungan terendah dan rawa pening merupakan obyek wisata di daerah Jawa tengah 24. Sebutkan tokoh legenda rawa pening -Baruklinthing-Mbok Randha 25. TOKOH YANG ADA DI DALAM CERITA FIKSI LEGENDA RAWA PENING Jawaban-ki Hajar -Ni Endhang Ariwulan-Baru Klinting-Mbok RandhaPenjelasanRawa Pening adalah cerita fiksi yang berasal dari Pathok Jawa TengahJawabanKI HAJAR , NYAI LATUNG , NYAI SELAKANTA , PENDUDUK DESA PATHOK , BARU KLINTHINGPenjelasan 26. Bagaimana watak dari tokoh dalam cerita legenda Rawa Pening jelaskanTOLONG DI JAWAB PLISS​ JawabanTokoh dan watak yang berada padalegenda rawa pening adalah Ki Hajar Orang yang sabar, teliti, disiplin dan juga senang menolong. Ni Endhang Ariwulan Tidak hati-hati, susah dikasih tau. Baru Klinting Suka berysukur, memegang amanah, tidak gampang TERCERDAS YAALIKE SEMOGA MEMBANTUUJawabanTokoh dan watak yang berada pada legenda rawa pening adalah Ki Hajar Orang yang sabar, teliti, disiplin dan juga senang menolong. Ni Endhang Ariwulan Tidak hati-hati, susah dikasih tau. Baru Klinting Suka berysukur, memegang amanah, tidak gampang menyerah. Pembahasan Sejatinya legenda rawa pening akan berada pada sebuah wilayah yang dimana adalah kecamatan ambarawa, bawen, tuntan,g hingga banyu biru yang berada di wilayah Kabupaten Semarang. Kemudian rawa yang dimana sangatlah indah itu sendiri akan berada terletak diantara gunung merbabu, gunung ungaran, dan juga gunung telomoyo. Dari sebuah rawa yang dimana indah itu sendiri kemudian terdapat sebuah legenda yang dimana melatar belakangi untuk terjadinya rawa itu sendiri. Pelajari lebih lanjut 1. Materi tentang Tema cerita rawa pening 2. Materi tentang Hikmah cerita legenda rawa pening 3. Materi tentang termasuk jenis cerita apakah''Rawa Pening'? - Detil jawaban Kelas 8 Mapel B. Indonesia Bab Bab 3 - Mendongeng Kode JadiRankingSatu 27. kesimpulan legenda rawa pening Istrinya hamil, Terus suaminya bunuh ular akhirnya anak nya bau spti ular ayah nya pun pgi menningalkan byk utang lalu ia mau nikah lg. lalu anaknya ketemy sm bapanya. lalu bapanya mw nikah lg trus ada kakek nancep tongkat klo anak itu bisa berarti dia yg bener klo bpnya yg bisa bpnya yg bnr. ternyatan anakny bs tp bpnya msh g mw ngakuakirnya tongkat nya jadi tsunami. lalu bpnya mati 28. Translate legenda Rawa Pening​ The Legend Of Rawa PeningJawabanINGGRIS the legend of the reel swampJEPANG リールマーシュの伝説KOREA 릴 늪의 전설BELANDAde legende van het haspelmoerasPenjelasanMAAF KALO SALAH 29. Tokoh antagonis dalam cerita legenda rawa pening para penduduk desa pathok 30. Siapakah yang menjadi tokoh pembantu atau tokoh tambahan dalam cerita legenda rawa pening​ JawabanNI ENDHANG ARIWULAN MAAF KALO SALAHJawaban tokoh pembantu/tambahan dalam cerita rawa pening yaitu, Ki Hajar Salokantara dan Endang SawitriPenjelasan Cerita rawa pening adalah cerita yang ditulis Tri Wahyuni berasal dari Jawa Tengah. Cerita mengisahkan tentang Baro Klinting, seekor naga, anak dari Endang Sawitri, putri Kepala Desa Ngasem. Karena sebuah kutukan, Endang Sawitri harus mengandung dan melahirkan seorang anak berwujud naga seorang membantu Halo Anak Nusantara! Seperti yang kita tahu, Indonesia memiliki banyak cerita rakyat dari berbagai daerah. Cerita rakyat adalah sebuah cerita yang berasal dari masyarakat di zaman dahulu. Penyebarannya dilakukan secara lisan, sehingga cerita rakyat berkembang dari mulut ke mulut. Oleh sebab itu, cerita rakyat merupakan salah satu warisan rakyat biasanya mengandung cerita lokal dari suatu daerah, termasuk asal mula suatu tempat atau tokoh dongeng terkenal. Salah satu cerita rakyat di Indonesia adalah cerita Baru Klinting yang berasal dari Jawa Tengah. Tokoh utama dalam cerita Baru Klinting adalah seekor ular dari legenda Rawa Pening. Bagaimana cerita Baru Klinting dan apa hubungannya dengan Rawa Pening? Simak cerita lengkapnya berikut Usul Cerita Baru KlintingAsal Usul Cerita Baru KlintingCerita Baru Klinting Mencari AyahnyaPerintah Bertapa di Gunung TelomoyoTerjadinya Legenda Rawa PeningPesan Moral dari Cerita Baru KlintingNaga Baru Klinting dalam Legenda Rawa Pening Sumber Dongeng Cerita RakyatPada zaman dahulu di sebuah daerah bernama Kademangan Mangiran, masyarakat mengadakan hajatan desa. Seorang gadis bernama Endang Sawitri diperintahkan ayahnya untuk meminjam sebuah pusaka kepada Ki Hajar Salokantara untuk upacara adat. Ki Hajar Salokantara memberikan syarat kepada Endang Sawitri untuk menjaga pusaka itu dengan baik dan tidak meletakkan pusaka tersebut di sembarang tempat, termasuk di Sawitri kemudian pulang dan tak langsung menyerahkan pusaka tersebut pada ayahnya. Ia berkumpul bersama gadis-gadis dan wanita yang sedang menyiapkan makanan di dapur. Karena kesibukan dan kelalaiannya, ia melupakan pusaka tersebut dan meletakkannya di pangkuannya sendiri. Pusaka tersebut tiba-tiba menghilang bersamaan dengan pingsannya Endang TerkaitAyahnya, Ki Damang Taliwangsa, mulai khawatir dan segera memanggil Ki Hajar Salokantara untuk menanyakan apa yang terjadi. “Aku sudah memerintahkannya untuk menjaga pusaka tersebut dengan baik dan tidak meletakkannya sembarangan. Putrimu lalai dan meletakkan pusaka tersebut di pangkuannya, sehingga pusaka tersebut masuk ke dalam rahimnya” Kata Ki Hajar 9 bulan berlalu, Endang Sawitri melahirkan seorang anak, namun anak tersebut tidak berupa manusia, melainkan seekor ular. Ki Damang Taliwangsa memerintahkan putrinya untuk membuang ular tersebut. Namun, ular tersebut ternyata dapat berbicara layaknya manusia. Endang Sawitri tak tega membuangnya dan memutuskan untuk merawat ular tersebut dengan memberinya nama Naga Baru Baru Klinting Mencari AyahnyaNaga dari Legenda Rawa Pening Sumber_ InstagramUlar Baru Klinting akhirnya dirawat dengan baik oleh Endang Sawitri. Setelah beberapa tahun berlalu, Baru Klinting sudah mulai besar dan mulai bertanya siapa ayahnya. “Ibu, bolehkah aku bertanya? Sebenarnya ayahku siapa dan di mana dia sekarang” Kata Baru Klinting kepada ibunya. Endang Sawitri terkejut dengan pertanyaan tersebut. Kemudian, dia mengatakan bahwa ayahnya bernama Ki Hajar SalokantaraBaru Klinting masih penasaran dan tak percaya dengan ucapan ibunya. Ia terus menanyakan siapa dan di mana ayahnya sekarang. Endang Sawitri yang sudah tak tega dengan anaknya kemudian mengatakan keberadaan ayahnya. “Ayahmu sedang bertapa di lereng Gunung Telomoyo” kata Endang Sawitri kepada Baru itu, Baru Klinting meminta izin untuk mencari ayahnya. Ibunya mengizinkannya dan memberikan bekal berupa lonceng atau klintingan. “Lonceng ini adalah peninggalan dari ayahmu. Tunjukkan lonceng ini kepadanya agar dia percaya bahwa kau adalah anaknya” kata Endang Sawitri kepada Bertapa di Gunung TelomoyoNaga yang Menjadi Asal Usul Rawa Pening Sumber ParagramBaru Klinting akhirnya pergi menuju Gunung Telomoyo. Ia menemukan sebuah gua yang berada di lereng gunung tersebut. Kemudian, ia memasuki gua tersebut dan menemukan seorang laki-laki tua yang sedang bertapa. “Apakah kau adalah Ki Hajar Salokantara?” Tanya Baru Klinting kepada lelaki tua tersebut.“Ya, aku adalah Ki Hajar Salokantara, siapa kau?” Jawab Ki Hajar Salokantara. Baru Klinting kemudian menjelaskan siapa dirinya dan tujuannya menemui Ki Hajar Salokantara. “Aku mempunyai lonceng yang menjadi bukti bahwa aku adalah anakmu” Kata Baru Klinting sambil menunjukkan lonceng bekal dari ibunya. Ki Hajar Salokantara langsung mengenali lonceng tersebut dan mengetahui bahwa ular tersebut adalah anak Endang Ki Hajar Salokantara memerintahkan Baru Klinting untuk bertapa selama satu tahun dengan mengelilingi Gunung Telomoyo tersebut jika ingin diakui sebagai anaknya. Baru Klinting menuruti perintah ayahnya tersebut. Ia mulai melilitkan tubuhnya mengelilingi Gunung Telomoyo dan bertapa selama satu Legenda Rawa PeningPatung Naga Baru Klinting yang Diabadikan di Sekitar Rawa Pening Sumber_ InstagramDua orang masyarakat desa sedang berburu rusa untuk mengadakan pesta di desa mereka. Namun, mereka tak menemukan rusa di hutan. Mereka kemudian mencarinya ke lereng Gunung Telomoyo dan menemukan ular besar yang sedang tidur. Karena tak menemukan rusa, mereka memotong daging ular tersebut sebagai pengganti daging rusa. Keesokan harinya, masyarakat desa mengadakan pesta sedekah bumi. Para warga menikmati berbagai macam suguhan, termasuk daging ular tersebut. Kemudian, ada seorang anak kecil yang lusuh meminta makanan kepada masyarakat desa. Namun, tidak ada yang berkenan membagi makanan tersebut kecil itu berjalan mencari makan di sepanjang desa. Kemudian, ia bertemu dengan nenek tua yang memberinya makan. Ia terlihat sangat senang dan memakan makanan tersebut dengan lahap. Sebelum pergi, anak itu berpesan kepada nenek tua, jika mendengar suara gemuruh, maka ia harus segera menaiki lesung yang ada di rumahnya. Nenek itu mengiyakan pesannya meskipun tak mengetahui itu, dia kembali ke pesta sedekah bumi dan meminta makanan lagi. Masyarakat masih tetap menolaknya, bahkan mengusirnya. Anak itu kemudian menancapkan sebuah kayu ke dalam tanah dan menantang semua orang untuk mencabutnya. Satu persatu masyarakat mencoba untuk mencabutnya, namun tak ada yang berhasil.“Aku adalah Baru Klinting, jelmaan ular yang dagingnya kalian makan. Aku menguji kalian dengan meminta makanan, namun kalian tak mau memberikannya. Sekarang, kalian akan mendapat balasannya” Kata anak kecil itu. Anak itu kemudian mencabut kayu tersebut dan keluar air dari dalam tanah. Air tersebut semakin deras dan menenggelamkan seluruh masyarakat desa. Hanya satu orang yang berhasil selamat, yaitu nenek tua yang sudah menyelamatkan diri dengan menaiki lesung. Air tersebut semakin tinggi dan membentuk sebuah rawa yang kemudian diberi nama Rawa Moral dari Cerita Baru KlintingIlustrasi Cerita Baru Klinting Sumber_ lusiaelysetiyasih on InstagramCerita Baru Klinting mengajarkan kita bahwa setiap perbuatan pasti akan mendapatkan balasan. Jika kita melakukan kebaikan, maka kita akan mendapatkan balasan kebaikan pula. Sebaliknya, jika kita melakukan kejelekan sekecil apapun, maka kejelekan itu juga akan kembali kepada kita. Dari cerita Baru Klinting, kita juga dapat belajar menghargai dan mengasihi sesama manusia. Cerita Baru Klinting juga mengajarkan untuk menjaga amanat dengan baik untuk menghindari hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Rawa Pening adalah salah satu bentuk pesan moral nyata dari cerita Baru Klinting Juga Keong Mas Cerita Rakyat dari Jawa TimurNah, itulah tadi cerita rakyat legenda Baru Klinting yang berasal dari Jawa Tengah. Sudah seharusnya kita sebagai masyarakat Indonesia menjaga kelestarian budaya yang terdapat di Nusantara, salah satunya adalah warisan berupa cerita rakyat. Semoga Anak Nusantara dapat mengambil pelajaran dari cerita Baru Klinting ini ya! Berikut ini adalah contoh latihan Soal Tematik Kelas 4 Tema 8 mata pelajaran Bahasa Indonesia Tahun Ajaran 2021/2022 lengkap dengan kunci jawaban. Semoga Soal Tematik Kelas 4 Tema 8 Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia ini dapat dijadikan referensi belajar khususnya adik-adik kelas 4 untuk persiapan menghadapi PAS 2 /PAT/ UKK..I. Berilah tanda silang x pada huruf a, b, c atau d di depan jawaban yang paling benar !1. Pada teks fiksi yang berisi inti pemecahan masalah yang dialami oleh tokoh terletak pada bagian ....a. abstrakb. evaluasic. resolusid. koda2. Perhatikan unsur-unsur berikut !1 Tema2 Tokoh3 Topik4 LatarUnsur intrinsik dari sebuah dongeng ditunjukkan oleh nomor ....a. 1, 2, dan 3b. 2, 3, dan 4c. 1, 3, dan 4d. 1, 2, dan 43. Dongeng yang berhubungan dengan kejadian atau peristiwa yang ada kaitannya dengan sejarah disebut ...a. Legendab. Mitec. Fabeld. Sage4. Berikut ini yang merupakan cerita legenda adalah ....a. Bawang Merah dan Bawang Putihb. Kancil dan Buayac. Asal Usul Banyuwangid. Gajah yang Sombong5. Berikut ini yang termasuk cerita fiksi adalah ....a. Pengalaman Liburan ke Balib. Kisah Timun Masc. Pengalaman yang Sangat Lucud. Pengalaman Menjadi Juara KelasTeks untuk soal nomor 6 dan Si Pitung geram sekali. Sore ini ia melihat kembali kesewenang-wenangan centeng Babah Liem. Babah Liem adalah tuan tanah di daerah tempat tinggalnya. Babah Liem menjadi tuan tanah dengan memberikan sejumlah uang pada pemerintah Belanda. Oleh sebab itu, ia mempekerjakan centeng-centengnya untuk merampas harta Tokoh dalam penggalan cerita tersebut adalah ....a. Si Pitung dan centeng Babah Liemb. Pemerintan Belanda dan si Pitungc. si Pitung dan Babah Liemd. si Pitung7. Watak Babah Liem dalam cerita di atas adalah ....a. sabarb. rendah hatic. serakahd. ingkar janjiBacalah teks di bawah ini untuk soal nomor 8 dan 9 !Pada suatu hari Malin Kundang jatuh sakit. Tubunya mendadak panas sekali. Mande Rubayah tentu saja sangat bingung. Tidak pernah anaknya jatuh sakit seperti itu. Mandem Ruibayah berusaha sekuat tenaga untuk mengobati Malin dengan mendatangkan tabib. Malin akhimya sembuh dari sakitnya. Hal ini membuat ibunya makin sayang kepadanya, begitu juga sebaliknya. 8. Tokoh dalam cerita tersebut adalah ....a. Malin Kundang dan Tabibb. Tabib dan Mande Rubayahc. Malin Kundang dan Mande Rubayahd. Mande Rubayah9. Sifat Mande Ruibayah dalam penggalan cerita tersebut adalah ....a. bertanggung jawabb. keras kepalac. sombongd. pasrah10. Watak tokoh Malin dalam centa rakyat Malin Kundang adalah ....a. sabarb. ikhlasc. demawand. durhaka11. Cenita rakyat Malin Kundang berasal dari ....a. Kalimantanb. Sulawesic. Sumatrad. Jawa12. Hikmah dari cerita rakyat Malin Kundang adalah ....a. Sebaiknya kita tidak hidup Jangan pernah berbohong kepada orang Kila tidak boieh durhaka terhadap Kita sebaiknya rajin Berikut ini bukan cerita legenda adalah ....a. Kisah Banyuwangib. Buaya yang Serakahc. Rawa Peningd. Danau Toba14. Berikut ini yang tidak termasuk tokoh dalam Legenda Tangkuban Perahu adalah ....a. Dayang Sumbib. Jin Biruc. Si Tumangd. Sangkuriang15. Tokoh yang bernama Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso adalah tokoh dalam legenda candi ....a. Borobudurb. Kalasanc. Prambanand. Penataran16. Tokoh yang memiliki watak jahat sering disebut tokoh ....a. protagonisb. antagonisc. tritagonisd. peran utama17. Tokoh yang mengambil peran terbesar dalam sebuah cerita dinamakan tokoh ....a. tambahanb. utamac. bawahand. pembantuTeks untuk soal nomor 18 - suatu hari, hiduplah seekor kura-kura kecil di pinggiran pantai. Kura-kura itu bernama Ruri. la hidup sebatang kara tanpa sanak saudara karena ayah dan ibunya merantau ke negeri seberang. Terkadang jika ia rindu pada ayah dan ibunya, dia menulis surat dan kemudian dia titipkan kepada Paman Camar. Paman Camar adalah seekor burung camar yang selalu terbang mengantarkan surat-surat bagi para penghuni Latar waktu cerita tersebut adalah ....a. pada suatu harib. pada suatu pagic. di pinggiran pantaid. di lautan luas19. Tokoh dalam penggalan cerita di atas adalah ....a. Kura-Kura dan ayahnyab. Kura-Kura dan ibunyac. Burung Camar dan Ikan Hiud. Kura-Kura dan Burung Camar20. Watak Kura-Kura dalam penggalan cerita tersebut adalah ....a. sombongb. mandiric. jujurd. setiaII. Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar !1. Kisah kancil dan buaya termasuk dalam cerita ....................................................................................2. Tokoh yang memperjuangkan kebenaran, kejujuran, serta berwatak baik disebut ..............................3. Berdasarkan wataknya, tokoh cerita dibedakan menjadi .....................................................................4. Tokoh yang menjadi penyebab timbuinya konflik dan ketegangan dalam sebuah cerita disebut tokoh .........................................................................................................................................................5. Cara pengarang menggambarkan tokoh dalam cerita yang ditulisnya disebut ....................................6. Tokoh yang memiliki peran penting dalam cerita, ditampilkan terus-menerus dan mendominasi cerita disebut tokoh ..................................................................................................................................Teks untuk soal nomnor 7 dan seekor burung nuri. Tinggal di hutan luas bersama binatang lainnya. Merasa paling tampan, Deo menjadi sombong. Deo tidak mau bergaul dengan teman-temannya dan suka memamerkan diri. "Di seluruh hutan ini, tidak ada burung lain yang setampan diriku, kata Deo dengan pongah di hadapan teman-temannya sesama Latar dari penggalan dongeng tersebut adalah ....................................................................................8. Watak tokoh Deo dalam cerita tersebut adalah ....................................................................................9. Si Pitung merupakan cerita kepahlawanan yang terkenal dari .............................................................10. Legenda mengisahkan tentang ..........................................................................................................11. Rawa Pening termasuk cerita .............................................................................................................12. Sangkuriang merupakan tokoh dalam legenda ............................................................................13. Suatu saat Raja Dirga pergi bertapa. Brata diserahi tugas pemenintah. Tetapi, Brata bertindak sewenang-wenang dan angkul. Akibatnya, rakyat menjadi tokoh utama cerita di atas adalah ....................................................................................................Teks untuk soal nomor 14 dan 15. Dahulu kala, ada seorang raja muda. Ia memiliki istana terindah di dunia. Menurut legenda, istana itu dibangun dalam waktu satu hari. Istana itu dibangun dengan alunan musik. Alunan musik yang sangat indah. Musik itu belum pernah didengar manusia. 14. Tokoh dalam penggalan cerita tersebut adalah .................................................................................15. Istana tersebut dibangun dengan .......................................................................................................Teks untuk soal nomor 16 - hari, seorang Nenek sedang mencari ikan menggunakan jala. Akhirnya, Keong Mas ikut tersangkut oleh jala tersebut. Melihat betapa indahnya Keong Mas yang ia dapatkan. Nenek langsung membawanya pulang. la menyimpan keong tersebut di tempayan. Nenek tersebut memelihara Keong Mas dengan baik dan memberikan makan agar tidak Jala digunakan nenek untuk mencari .................................................................................................17. Tokoh dalam cerita tersebut adalah ................................................. dan ..........................................18. Watak Nenek dalam cerita tersebut adalah ........................................................................................19. Jenis dongeng yang berhubungan dengan kepercayaan dalam masyarakat disebut ........................20. Cerita fiksi dibuat berdasarkan ...........................................................................................................III. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan uraian yang jelas dan benar!1. Sebutkan hal-hal yang harus diperhatikan dalam mendengarkan cerita rakyat !Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................2. Sebutkan tiga kategori tokoh berdasarkan jenis watak dalam cerita !Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................3. Apa yang dimaksud dengan cerita fabel ?Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan unsur intrinsik !Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................5. Sebutkan unsur-unsur intrinsik dalam sebuah cerita !Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................Teks untuk soal nomor 6 - tengah perjalanan, rombongan itu dihadang oleh segerombolan penjahat dari Negeri Asmarantaka yang dipimpin oleh Panji Semirang. Raden Inu Kertapati bersiap-siap, namun ternyata gerombolan itu tidak menyerang. Dua orang dari gerombolan maju mendekati Raden Inu Kertapati. Hamba mohon Raden berkenan menemui pimpinan kami Raden Panji Semirang. Baik, jawab Raden Inu Kertapati tanpa merasa takut namun tetap waspada. Ternyata Raden Inu Kertapati disambut dengan ramah-tamah oleh Raden Panji Sebutkan tokoh-tokoh dalam cerita tersebut!Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................7. Bagaimana watak Raden Inu Kertapati pada cerita tersebut?Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................8. Apa amanat yang terdapat dalam cerita tersebut?Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................9. Sebutkan tokoh dalam cerita rakyat Malin Kundang !Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................10. Sebutkan tokoh dalam legenda Tangkuban Perahu !Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................11. Jelaskan tokoh antagonis dalam dongeng Timun Mas!Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................12. Siapa saja tokoh dalam legenda Rawa Pening?Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................13. Bagaimana watak tokoh dalam cerita fiksi dapat diketahui ?Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................Teks untuk soal nomor 14 dan 15.“Hai Padi ! Kamu tidak malu ya? Hidup di bawah berdesak-desakan. Buahmu kecil-kecil. Contohlah aku ! Pohonku tinggi. Buahku besar-besar. .... !” Kata Pohon Sebutkan tokoh dalam penggalan cerita di atas?Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................15. Bagaimanakah sifat pohon kelapa dalam penggalan cerita di atas ?Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................16. Jelaskan perbedaan antara penokohan langsung dan tidak langsung !Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................17. Mengapa cerita dapat digunakan sebagai sarana untuk menanamkan pelajaran hidup?Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................18. Mengapa tokoh memegang peranan penting dalam sebuah cerita fiksi ?Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................19. Apa perbedaan tokoh dan penokohan ?Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................20. Apa peran tokoh utama dan tokoh tambahan dalam sebuah cerita?Jawab ...........................................................................................................................................................................................................................................Kunci Jawaban Room I1. c. resolusi2. d. 1, 2, dan 43. d. Sage4. c. Asal Usul Banyuwangi5. b. Kisah Timun Mas6. a. Si Pitung dan centeng Babah Liem7. c. serakah8. c. Malin Kundang dan Mande Rubayah9. a. bertanggung jawab10. d. durhaka11. c. Sumatra12. c. Kila tidak boieh durhaka terhadap b. Buaya yang Serakah14. b. Jin Biru15. c. Prambanan16. b. antagonis17. b. utama18. a. pada suatu hari19. d. Kura-Kura dan Burung Camar20. b. mandiriKunci Jawaban Room II1. fiksi2. protagonis3. tiga kategori yaitu protagonis, antagonis, dan tritagonis4. antagonis5. sudut pandang6. utama atau tokoh sentral7. hutan8. sombong9. Betawi10. asal-usul suatu tempat11. legenda12. Gunung Tangkuban Perahu13. jahat14. Raja muda15. alunan musik16. ikan17. Nenek dan Keong Mas18. baik19. Mite20. khayalanKunci Jawaban Room III1. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mendengarkan cerita rakyat adalah - Alur atau urutan waktu kejadian, - Tokoh cerita, - Latar atau setting yaitu tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita- Amanat yaitu pesan yang disampaikan pengarang2. Tiga kategori tokoh berdasarkan jenis watak dalam cerita tokoh protagonis adalah tokoh yang berwatak baik, tokoh antagonis adalah tokoh yang berwatak jahat, tokoh tritagonis adalah tokoh penengah antara tokoh protagonis dan antagonis3. Cerita fabel adalah dongeng anak-anak yang tokohnya berupa hewan yang memiliki tingkah laku seperi manusia4. Unsur intrinsik adalah unsur yang bisa membangun cerita dari dalam5. Unsur-unsur intrinsik dalam sebuah cerita tema, alur, latar, penokohan, sudut pandang, amanat6. Panji Semirang dan Raden Inu Kertapati7. tegas. pemberani dan waspada8. berani karena benar namun harus tetap waspada dalam menghadapi orang yang tidak dikenal9. Malin Kundang dan Made Rubayah10. Sangkuriang dan Dayang Sumbi11. Tokoh antagonis dalam dongeng Timun Mas adalah raksasa12. Endang Sawitri, Ki Hajar Salokantara, dan Baru Klinthing13. Watak tokoh dalam cerita fiksi dapat diketahui lewat dialog antar tokoh dan perilaku tokoh dalam cerita14. Padi dan Pohon Kelapa15. sombong16. Penokohan langsung adalah penokohan yang digambarkan secara rinci oleh pengarang watak-watak tokohnya. Penokohan tidak langsung adalah penokohan yang tidak digambarkan secara rinci oleh pengarang sehingga pembaca perlu memahami watak-watak Cerita dapat digunakan sebagai sarana untuk menanamkan pelajaran hidup karena di dalamnya mengandung nilai-nilai yang baik atau pesan moral18. Karena tokoh adalah pelaku dalam suatu cerita sehingga cerita menjadi lebih menarik19. Tokoh adalah pelaku yang diceritakan dalam sebuah cerita. Penokohan adalah cara pengarang menggambarkan tokoh dalam cerita yang Peran tokoh utama sangat penting karena yang paling banyak diceritakan. Peran tokoh tambahan adalah mendukung atau membantu tokoh utamaItulah Soal Tematik Kelas 4 Tema 8 Bahasa Indonesia 2021/2022 yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat.

siapa saja tokoh dalam legenda rawa pening