Tekniknyameliputi beberapa tahapan yang perlu Anda pahami dalam menekuni usaha budidaya atau ternak bebek peking, antara lain : 1. Persiapkan Kandang Bebek. Jadi sebelum DOD datang dan dimasukkan ke kandang box, pastikan bahwa faktor pemanas telah berfungsi dengan suhu yang diinginkan. Dan atur letak tempat pakan dan minum yang mudah Untukkandang yang dibuat dengan sistem panggung, maka tinggi kandang akan lebih tinggi sekitar 1 hingga 1,5 meter pula. Untuk lebar kandang bisa menyesuaikan kebutuhan, namun agar tidak terlalu sumpek setidaknya dibuat dengan lebar minimal 6 meter dan maksimal 8 meter. Sedangkan panjang kandang, bisa menyesuaikan lahan yang tersedia. Burungyang hanya gacor di rumah tetapi tidak di arena lomba biasanya disebabkan oleh kondisi tidak fit atau bisa juga karena tidak terbiasa diadu dalam keramaian. Dengan demikian, perlu dilihat dan dikondisikan fisiknya sehingga benar-benar fit dan sementara itu juga dilatih secara rutin tetapi terukur kalau Anda memang pengin punya burung yang mau dan Burungyang disiapkan untuk perjodohan ini bisa menggunakan burung yang berusia di atas 7-8 bulan, agar proses bisa berjalan sempurna dan cepat, karena kedua burung sudah dalam kondisi birahi. Apabila Anda membeli sepasang lovebird yang sudah berjodoh, tentu tak diperlukan penjodohan lagi, langsung dipindah ke kandang penangkaran. Sekilastentang burung cockatiel. Nama umum: Cockatiel, falk, tiel, quarrion, weiro, kakatua mini, parkit Australia Nama ilmiah: Nymphicus hollandicus Ukuran dewasa: 30-33 cm, berat 70-120 gram Harapan hidup: 15 sampai 20 tahun jika perawatannya baik, dan bahkan bisa sampai 30 tahun namun sangat jarang Asal-usul burung cockatiel. Di tempat asli mereka di Australia, 4qtBNFV. Cara merawat burung kenari perlu dilakukan secara Serius canaria adalah burung mungil yang kicauannya merdu dan nyaring. Burung ini pertama kali ditemukan oleh seorang pelaut asal Perancis bernama Jean de Berthan Cout. Bagi kamu yang tertarik untuk memeliharanya, yuk, pelajari dulu beberapa cara merawat burung kenari. Cara merawat burung kenari yang penting untuk dipahami1. Menyiapkan kandang yang besarKenari adalah jenis burung yang suka terbang. Itulah alasan mengapa kamu perlu memberikan kandang berukuran itu, pasanglah tempat bertengger yang terbuat dari kayu asli dan pastikan ukurannya sesuai dengan kandang yang sudah kamu beli. Agar kandangnya tetap bersih, kamu dianjurkan untuk menaruh kertas di bagian bawah kandang untuk menampung kotoran dan menggantinya setiap hari. Setiap satu minggu sekali, gunakan sabun dan air atau disinfektan khusus kandang burung untuk membersihkan kandangnya. BACA JUGA 8 Cara Merawat Kucing Persia agar Sehat dan Tidak Stres2. Memberikan makanan yang tepatPelet adalah pengganti biji-bijian yang dipenuhi dengan protein dan vitamin yang dibutuhkan burung kenari agar tetap sehat. Akan tetapi, apabila burung kenari yang kamu pelihara tidak terbiasa mengonsumsi pelet sejak lahir, mereka kemungkinan menolaknya. Jangan khawatir, kamu bisa terus memberikan pelet secara perlahan dan sabar sampai burung kenarimu mau melahapnya. Supaya burung kenari mau memakan pelet, kamu bisa mencampurkan pelet dengan biji-bijian. 3. Menaruh mainan di dalam kandangSama seperti hewan peliharaan lainnya, burung kenari juga suka dengan mainan, misalnya ayunan. Namun, kamu tidak perlu menaruh banyak mainan di dalam kandangnya. Satu mainan saja dianggap sudah cukup untuk menghiburnya. Hindari menaruh terlalu banyak mainan karena memakan banyak tempat dan menyulitkan burung kenari terbang di dalam kandang. 4. Memberikan air minum setiap hariBurung kenari bisa mati jika tidak minum air selama 24 jam. Oleh sebab itu, sediakan wadah minum yang besar di dalam kandangnya dan isi setiap hari. Air keran disebut sudah cukup untuk burung kenari. Namun, jika air keran di sekitar rumahmu tidak bersih, lebih baik gunakan air minum isi ulang. BACA JUGA 7 Cara Merawat Anak Ayam, Siapkan Brooder dan Lampu untuk Menghangatkan Tubuhnya!5. Memotong kukunya secara rutinKuku burung kenari setidaknya perlu dipotong sebanyak 2 kali per tahun agar tetap sehat. Saat memotong kukunya, kamu perlu berhati-hati karena pembuluh darah di dalam kuku burung kenari bisa mengalami perdarahan parah dan mengancam nyawa jika tertusuk. Konsultasikan hal ini dengan dokter hewan agar kamu memahami cara memotong kuku burung kenari dengan benar. 6. Menutup kandangnya di malam hariBurung kenari suka tidur di kegelapan. Jadi, apabila ada lampu atau kebisingan di sekitar kandang, kamu direkomendasikan untuk menutup kandangnya dengan handuk atau selimut kecil. 7. Rutin memeriksakan kondisi burung kenari ke dokter hewanBerikut adalah beberapa hal yang bisa menandakan bahwa burung kenari sedang sakit. Mengalami penurunan nafsu makan dan berat badan yang atau feses yang tidak berwarna putih atau terlihat lesu, berganti kulit di luar musimnya, dan bulu yang tidak rapi acak-acakan. Penting bagi kamu untuk melakukan berbagai cara merawat burung kenari di atas. Tujuannya supaya burung kesayanganmu bisa terus sehat dan berumur panjang. BACA JUGA 7 Cara Merawat Ikan Channa agar Tetap Sehat untuk PemulaJika burung kenari menunjukkan tanda-tanda sakit, segera bawa mereka ke dokter hewan agar bisa ditangani dengan tepat. JAKARTA, - Meskipun dalam beberapa kasus hewan peliharaan yang sejenis atau tidak sejenis dapat hidup dengan akur, namun ada sejumlah hewan yang seharusnya tidak boleh dipelihara dalam satu kandang. Hal ini karena sifat dan karakter hewan yang berbeda, sehingga tak semua jenis hewan dapat hidup di kandang yang sama. Jika dibiarkan, salah satu hewan bisa terluka bahkan mati karena serangan hewan dari berbagai sumber, Sabtu 10/7/2021, berikut ini hewan-hewan yang tidak boleh dipelihara dalam satu kandang. Baca juga Benarkah Hewan Peliharaan Dapat Tertular dan Menyebarkan Covid-19? 1. Kucing dan burung Kucing memiliki jiwa pemburu dalam dirinya. Meskipun ia telah lama tinggal bersama manusia, tapi perilaku sejatinya sebagai pemburu tak bisa hilang begitu saja. Dan mereka biasanya tidak akan membedakan antara burung liar dan hewan peliharaan. Selain itu, di alam bebas, burung dan kucing ibarat makanan dan dapat menyebabkan cedera serius pada burung peliharaanmu. Jadi, jangan tempatkan kedua hewan ini di lokasi yang sama. 2. Burung berukuran kecil dan besar Burung yang lebih kecil cenderung baik-baik saja ketika ditempatkan bersama dengan burung yang berukuran sama. Sebab, mereka adalah hewan kawanan. Baca juga 5 Tips Membuat Rumah Lebih Ramah Hewan Peliharaan Namun, menurut Beauty of Birds, burung ukuran kecil akan diintimidasi oleh burung yang lebih besar ketika keduanya dikurung bersama di ruang yang sama. Hal ini dapat menyebabkan burung kecil tertekan. Tanda-tanda stres yang dialami seperti memetik bulu mutilasi diri, berkelahi, dan mengejar. Ditambah lagi, paruh besar si burung besar bisa melukai atau membunuh burung yang lebih kecil.

burung yang bisa dicampur 1 kandang